Tidak Ada Penambahan Kuota Haji untuk Tahun Ini

Rabu, 17 April 2013 13:57 wib | Fahmi Firdaus - Okezone

JAKARTA - Dirjen Pengelolaan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, mengatakan, tidak ada penambahan kouta haji pada tahun ini. Salah satu penyebabnya karena permohonan penambahan kuota tidak diakomodir Arab Saudi.
 
"Pak Menteri beberapa waktu yang lalu sudah bertemu dengan Menteri Haji Arab Saudi. Permohonan penambahan untuk 30 ribu kuota tidak bisa diakomodir pada tahun ini," kata Anggito di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2013).
 
Dijelaskan Anggito, alasan pemerintah Arab Saudi tidak menambah kouta haji untuk jemaah Indonesia karena, di sana sedang melakukan renovasi Masjidil Haram secara besar-besaran. "Alasannya karena sedang dilakukan renovasi besar-besaran di Masjidil Haram, Sehingga alasan utamanya masalah kenyamanan jemaah," imbuhnya.
 
Namun, jika renovasi sudah rampung yang diperkirakan akan selesai pada satu tahun ke depan, dimungkinkan penambahan kuota bisa diakomodir untuk jemaah Indonesia. Kuota haji nasional tahun 2013 sejumlah 211 ribu orang. Terdiri dari 194 ribu orang haji reguler dan 17 ribu orang haji khusus.
 
Anggito juga mengatakan, saat iniu seluruh dana setoran awal jamaah haji di tanah air yang ada di bank konvensional sebesar Rp11 triliun akan dialihkan ke bank syariah. “Jamaah menghendaki agar uang haji dikelola syariah. Ini terlepas dari prinsip riba atau tidak. Saya juga diingatkan MUI dalam pertemuan maupun fatwa agar dana haji dikelola bank syariah,” ujarnya.
 
Anggito menjelaskan pengalihan dana itu merujuk pada UU nomor 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji serta Peraturan Menteri Agama nomor 30 tahun 2013 tentang Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggara Ibadah Haji, bahwa BPS BPIH adalah bank syariah dan bank umum nasional memiliki layanan syariah.
 
"Masa transisi pengalihan dana bank konvensional ke bank syariah maksimal 1 tahun. Bank non syariah dapat bertindak sebagai BPS transito dengan dana mengendap selama 5 hari," sambungnya.
 
Dengan pengalihan dana haji ke bank syariah, menurut Anggito akan semakin menambah likuiditas bank syariah. “Bank konvensional memiliki aset dan likuiditas cuku kuat dipindah Rp 11 triliun tidak masalah, tapi buat bank syariah cukup besar mendorong ekonomi syariah,” pungkasnya.
(ful)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป