Penerapan Dua Harga BBM Lebih Mudah

|

Dani Jumadil Akhir - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Penerapan Dua Harga BBM Lebih Mudah
JAKARTA - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai penerapan dua harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, lebih mudah dibandingkan menyalurkan BBM jenis baru Ron 90.

Direktur Jenderal Migas Edy Hermantoro mengatakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi dengan menyalurkan BBM jenis baru Ron 90 membutuhkan banyak persiapan. Seperti, mempersiapkan tangki penampung untuk BBM jenis baru pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Ribet kalo Ron 90 masuk tangki SPBU harus di bersihkan dulu kan, market ada tapi lebih ribet lagi," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Edy membantah, jika pelaksanaan opsi pengendalian dua harga BBM subsidi itu rumit. Menurutnya, menerapkan dua harga tersebut hanya menentukan SPBU dengan harga BBM yang subsidinya dikurangi sebesar Rp6.500 per liter, atau dengan harga saat ini Rp4.500 per liter.

"Dua harga ada yang bilang ribet tapi enggak. Di jalan Matraman-Senen, itu kan ada berapa SPBU, jadi tinggal kita tentukan. Di Kuningan ini ada mikroletnya enggak? Kan kebanyakan banyak mobil pribadi," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Susilo Suswoutomo menilai pembagian dua harga BBM subsidi ini memang punya kesulitan tersendiri, artinya jangan memandang pengendalian ini akan sulit terealisasi di lapangan.
(mrt)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Potensi Ikan Hias di Indonesia Capai USD1,5 Miliar