JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2013 sebesar USD150 juta-USD200 juta.
"Anggaran tersebut berasal dari kas internal perseroan serta standby facility," ungkap Corporate Secretary ADRO Devindra Ratzarwin kepada wartawan usai RUPS di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (19/4/2013).
Devindra menambahkan, dana capex tersebut nantinya akan digunakan perseroan untuk mengakuisisi lahan dan maintanance yang meliputi alat-alat produksi serta untuk pengembangan usaha.
"Fifty-fifty akan kami gunakan untuk akusisi lahan dan peningkatan usaha perseroan," jelasnya.
Sebelumnya, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan pendapatan usaha sebesar USD3,72 miliar atau turun 6,6 persen dibanding 2011 sebesar USD3,99 Miliar.
Sementara laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar USD385,3 juta atau turun 30 persen dari tahun sebelumnya USD550,35 juta di 2011.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.