JAKARTA - Penduduk Jakarta yang mencapai sekira 9,6 juta jiwa, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana untuk membangun kurang lebih 1.500 pasar tradisional. Pasalnya, pasar yang ada saat ini dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan warga Ibu Kota dan ditambah dengan warga kota penyokong di sekitarnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menjelaskan, jumlah pasar tradisional di DKI saat ini hanya mencapai 153 pasar. Namun, pasar-pasar yang ada itu ternyata tidak optimal dalam melayani kebutuhan sehari-hari warga Jakarta.
"Di DKI ada 153 pasar. Itu saja sudah bukan pasar tradisional sebagian. Sudah banyak yang tidak berfungsi. Maka tidak heranlah muncul banyak pasar kaget, tumplek-plek dengan gerobaknya. Muncul PKL. Itu karena kondisi pasar kita nggak cukup melayani warganya,” ujar Ahok, di Balaikota DKI, Jakarta, Jumat (19/4/2013).
Idealnya, untuk kota sekelas Jakarta, harus ada 1.500 pasar tradisional yang melayani masyarakat. "Paling tidak, untuk satu juta jiwa dibutuhkan sekira 150 pasar tradisional. Dengan 9,6 juta jiwa, maka dibutuhkan paling tidak 1.500 pasar di Jakarta," terangnya.
Kendati demikian, mantan anggota DPR Komisi II itu mengaku, untuk menyediakan pasar sesuai dengan target ideal amatlah sulit di Jakarta. Selain keterbatasan lahan, pembebaskan lahan di Ibu Kota pun akan menemui banyak kendala.
Selain itu, Ahok juga berencana memerintahkan mal atau pusat perbelanjaan di Jakarta untuk memasukkan pasar tradisional ke dalamnya. Sehingga target ideal dapat dipenuhi tanpa harus banyak membebaskan lahan.
"Mal akan kita paksa biar ada pasar tradisionalnya. Kita akan desak itu. Di mal juga pasti ada PKL nanti. Di Emporium, Pluit, dan Ciputra sedang kita coba. Kalau di Indosiar kan sudah tuh," ujarnya.
Selain itu, Pemprov DKI juga akan mencoba membangun pasar yang dekat dengan kompleks perumahan. "Banyak perumahan belanja ke abang sayur. Karena pengembang bangun perumahan tanpa pasar. Intinya orang ingin belanja ke pasar yang dekat dengan rumah. Apalagi orang Indonesia karakternya lebih suka beli sayur setiap hari," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.