Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cari Rp7 T, Pemerintah Bakal Terbitkan Surat Utang

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 22 April 2013 |09:41 WIB
Cari Rp7 T, Pemerintah Bakal Terbitkan Surat Utang
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah kembali mengadakan lelang Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi rupiah pada 23 April 2013. Ditargetkan, dari penerbitan SUN didapatkan dana sebesar Rp7 triliun.

Melansir keterangan yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (22/4/2013), lelang dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2013.

Berikut rincian dari SUN yang dilelang, seri SPN 12140410 (reopening) dengan pembayaran bunga secara diskonto, jatuh tempo 10 April 2014, seri FR0063 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 5,62 persen, jatuh tempo pada 15 Mei 2023.

Seri FR0064 (reopening) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,12 persen, jatuh tempo pada 15 Mei 2028, seri FR0065 (reopening) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,62 persen, jatuh tempo pada 15 Mei 2033.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata- rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Total alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN 12140410 adalah sebesar 50 persen dari yang dimenangkan. Sedangkan alokasi pembelian non-kompetitif untuk FR0064, FR0063, dan FR0065 adalah masing-masing maksimal sebesar 30 persen dari yang dimenangkan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement