Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gas Tak Dibutuhkan karena Lokasi Kurang Strategis

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 23 April 2013 |12:13 WIB
Gas Tak Dibutuhkan karena Lokasi Kurang Strategis
Wamen ESDM Susilo Siswoutomo (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengatakan kebutuhan energi gas untuk industri sangat besar. Hal ini lantaran sektor industri tidak akan hidup bila tidak ada energi gas.

"Kebutuhan gas untuk sektor industri memang sangat dibutuhkan tapi karena lokasi gasnya kurang strategis jadi penyaluran gas  terkendala," ungkap Wamen saat diskusi, Tempo Arah dan Kebijakan Pengembangan Industri Gas Indonesia, di Graha Niaga, Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Susilo menjelaskan, saat ini, alokasi gas di sektor industri tersebar di wilayah Indonesia. Meski begitu, besarnya gas tidak memadai.

"Gasnya banyak tetapi pembangunan sektor industri kebanyakan di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Daerah tersebut kekurangan gas sedangkan menyalurkan gas terkendala jarak karena infrastrukturnya tidak memadai (tidak ada pembangunan pipa, pipa PGN hanya sampai Karawang)," tegas Susilo.

Susilo mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pemetaan daerah untuk melihat sektor industri mana yang membutuhkan alokasi gas.

"Jadi 2020, kita berencana melakukan pemetaan daerah. Melihat kebutuhan gas berapa, di mana, kapan jadi ketahuan dan membangun infrastruktur pipa jaringan gas agar menyalurkan gas-gas ke daerah sektor industri sampai ke daerah terpencil," pungkasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement