JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mempertanyakan kelanjutan Memorandum of Understanding (MoU) PT Taspen (Persero) dengan Bank Mandiri yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Dahlan kembali mengingatkan hal ini lantaran dulu sempat ikut melakukan tanda tangan pada MoU tersebut. Oleh karena itu, jika memang bisa dilaksanakan maka hal tersebut harus segera dilakukan.
"Kalau tidak, ya sudah, tidak usah dilaksanakan. Tapi saat ini dapat dilaksanakan," kata Dahlan, seusai rapim di Kantor Taspen, Jakarta, Selasa (23/4/2013).
Dahlan melanjutkan, MoU Taspen dengan mandiri dan PT Pos, nantinya berencana membuat Bank. "Intinya semuanya bisa diselesaikan, bentuk bank sama PT Pos," tambahnya.
Sebelumnya, Bank Mandiri, Taspen, dan Pos Indonesia melakukan joint venture. Dengan adanya bank ini, diharapkan mampu memecahkan permasalahan Taspen.
Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan, sinergi tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan negara dalam memperkuat akses masyarakat pada layanan keuangan (financial inclusion). "Bank tersebut akan fokus mengembangkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," tutur Zulkifli.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.