Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Revisi Pertumbuhan Listrik Masih Dibahas

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 25 April 2013 |10:14 WIB
 Revisi Pertumbuhan Listrik Masih Dibahas
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pertumbuhan penjualan listrik tahun 2013 sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar sembilan persen tidak akan direvisi.
 
Direktur Jenderal Listrik Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pertumbuhan penjualan listrik saat kuartal pertama tahun ini. Bila tidak menunjukan perubahan yang signifikan, Pemerintah tidak melakukan perubahan target penjualan listrik. 

"Ya kita lihat kan tiga bulan pertama bagaimana. Kalau dari tiga bulan pertumbuhannya kelihatan ,mungkin tidak perlu direvisi pertumbuhannya sesuai APBN sebesar sembilan persen," ujar Jarman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/4/2013).

Jarman menjelaskan, untuk mengubah target penjualan listrik, menurut dia banyak faktornya diantaranya adalah harga Indonesian Crude Price (ICP), kurs mata uang rupiah terhadap dolar (AS) dan harga energi primer.

"Kalau kata Kemenkeu dikatakan kurs berubah, ICP berubah, ya kita harus ubah," tutur Jarman.

Jarman mengungkapkan, setelah melewati masa kuartalan tersebut, pihaknya akan mengajak PT PLN (persero). Selain itu, akan ada perbandingan antara penjualan pada kuartal pertama di tahun lalu dan kuartal pertama pada tahun ini.

"Nah, makanya kita lihat bahwa berdasarkan berdasarkan tiga bulan pertama. Tahun ini dibandingkan tahun kemarin berapa," pungkasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement