>

Serikat Buruh PLN Minta Pegawai Outsourcing Diangkat

|

Dani Jumadil Akhir - Okezone

Logo PLN

Serikat Buruh PLN Minta Pegawai Outsourcing Diangkat
JAKARTA - Sudah 67 tahun Indonesia merdeka, satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masih menggunakan buruh atau dikenal dengan outsourching adalah PT PLN (Persero). Namun outsourching PLN dari waktu ke waktu merembet terus sampai ke pekerjaan bisnis inti kelistrikan.

Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja PLN Rijanto Timbul menyebut, outsourcing di PLN awalnya dari pekerjaan hanya catat meter, pemutusan kemudai merembet ke Customer Service, penyambungan, pemeliharaan, gangguan sampai Operasi Penertiban Aliran Listrik (Oral). Disusul pada pekerjaan nonteknik seperti sekretaris, HRD, administrasi umum, keuangan, information teknologi (IT).
Padahal melalui Keputusan Menteri (Kepmen) nomor 19 tahun 2012 tentang ketenagakerjaan pekerjaan tersebut tidak diperbolehkan di-outsourcing.

"Maka angkat buruh tersebut menjadi pegawai dengan gaji Rp3,5 juta. Hal ini sama gampangnya menjadikan seorang wartawan jadi dirut PLN kemudian menjadi Menteri BUMN (Dahlan Iskan)," ungkap Rijanto saat menghadiri seminar Jaminan Kepastian Kerja dan Upaya Pemenuhan Hak Pekerja di BUMN di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (25/4/2013).

Rijanto menambahkan, masalah yang terjadi di PLN, atau di PT (Vendor) lain dibayar sebesar Rp3,5 juta. Namun, yang dibayarkan ke buruhnya sekira Rp1juta-Rp1,5 juta.

"Ini bisa berdampak pelayanan ke pelanggan PLN menjadi jelek atau tidak produktif seperti gangguan listrik padam karena demotivasi buruh tersebut dan yang diuntungkan hanya para pemilik modal," jelasnya.

Tidak masalah itu, menurut Rijanto, masalah OS di PLN antara lain upah murah (SDM di Tenderkan), tidak ada jenjang karir, ketidakadilan, tidak diberikan baju dinas atau uang lembur atau transportasi, masa kerja OS belasan tahun dan rentan PHK. Cara-cara tersebut jelas sebagai wujud menswastakan PLN perusahaan milik negara dan penindasan buruh oleh bangsa sendiri,

"SP PLN dengan tegas menyatakan menolak swastanisasi PLN, angkat derajat buruh menjadi pegawai PLN," pungkasnya.

Sekedar informasi, saat ini, SP PLN sudah mengirimkan surat ke dirut PLN (Nur Pamudji) tentang pengangkatan outsourcing menjadi pegawai tetap PLN agar segera diwujudkan. (gnm)

berita terkait

foto & video lainnya

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Dwi Sotejipto Diminta Jangan Jadikan Pertamina Go Public