JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengklaim telah membantu perekonomian Indonesia. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat karena didorong dua pilar, yakni industri dan konsumsi.
"Sebagai bank pemerintah kita perpanjangan tangan pemerintah. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa maintain di atas 6 persen, adalah membangun industri dalam negeri, dan konsumer," kata Direktur utama BNI Gatot M Suwondo di Gedung BNI, Jakarta, Jumat (26/4/2013).
Gatot menjelaskan, untuk membangun industri dalam negeri, caranya yakni dengan mengisi permintaan dalam negeri. "Karena pasar Indonesia besar, kalau luar uncertain, jadi kita tumbuh kembangkan industri dalam negeri," tambahnya.
Di sisi Konsumsi, bila turun akan berdampak juga pada perekonomian. Dia melanjutkan, saat ini ekspor-impor masih belum bisa diharapkan. "Maka dari itu investmen fokus ke Foreign Direct Investment (FDI), karena sejalan MP3EI, fokus ke delapan unggulan," katanya.
Gatot menjelaskan, Industri akan difokuskan di bidang bussines Banking ke arah masing-masing regional. Sementara untuk konsumsi, saat ini masih fokus dalam perumahan beserta transaksinya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.