Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan SMS Turun, Laba XL Jeblok 52,72%

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Rabu, 01 Mei 2013 |14:42 WIB
Pendapatan SMS Turun, Laba XL Jeblok 52,72%
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan penurunan pada laba diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun pada kuartal I-2013 sebesar 52,72 persen menjadi Rp315,51 miliar dibandingkan perolehan sebelumnya sebesar Rp667,38 miliar.

Laba bersih tersebut sudah ditopang oleh kenaikan pada pendapatan perseroan sebesar 3,20 persen menjadi Rp5,02 triliun pada kuartal I-2013 dibandingkan sebelumnya sebesar Rp4,86 triliun. Adapun kenaikan pendapatan tersebut, diatribusikan dari pendapatan telekomunikasi seluler sebesar Rp4,7 triliun dan memberikan kontribusi 93 persen ke total pendapatan.

Selain itu, pendapatan dari suara melemah sebesar 11 persen menjadi Rp1,8 triliun dan pendapatan SMS turun enam persen, dan data value added services (VAS) naik 19 persen dan memberikan kontribusi 25 persen ke pendapatan.

Sementara itu, beban perseroan juga mengalami kenaikan pada kuartal pertama 2013 menjadi Rp4,37 triliun, dibandingkan sebelumnya Rp3,78 triliun. Beban infrastruktur perseroan naik menjadi Rp1,36 triliun dibandingkan sebelumnya Rp1,21 triliun. Beban penyusutan naik menjadi Rp1,30 triliun dibandingkan sebelumnya Rp1,19 triliun.

Adapun total aset perseroan pada 31 Maret 2013 naik menjadi Rp37,09 triliun dibandingkan sebelumnya Rp35,45 triliun, kenaikan tersebut didukung dari investasi besar di peralatan network, akses 3G, dan transmisi untuk mendukung bisnis perseroan.

Total liabilitas perseroan pada 31 Maret 2013 naik 4 persen menjadi Rp14,7 triliun. Kas dan setara kas perseroan  pada 31 Maret 2013 turun menjadi Rp516,74 miliar dibandingkan 31 Desember 2012 sebesar Rp791,80 miliar. Laba per saham dilusi turun menjadi Rp37 pada kuartal I-2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp78.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement