JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada kuartal I-2013 naik 8,94 persen. Meski naik, namun jika dibandingkan kuartal IV-2012 masih mengalami penurunan 2,25 persen.
Kepala BPS Suryamin mengatakan, kenaikan tertinggi diakibatkan kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer secara yoy sebesar 27,7 persen.
"Untuk jenis industri manufaktur yang mengalami pertumbuhan produksi (yoy) pada kuartal I 2013 tertinggi kenaikan pada industri kendaraan bermotor, trailer, dan semi trailer sebesar 27,73 persen," ujar kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Rabu (1/5/2013).
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono mengatakan, bila melihat kuartal I-2013 dibandingkan kuartal IV-2012 pertumbuhan kendaraan bermotor mengalami penurunan. Hal tersebut karena ada spesifikasi kendaraan yang lebih ke arah minibus.
"Kita lebih pada kendaraan minibus, bisa kayak Kijang yang minibus-minibus, tapi kalau yang sedan-sedan itu biasanya dari Thailand, Honda City, Toyota Vioz, Baleno, kita impor, begitu Kijang Daihatsu, Xenia, Toyota Avanza itu kita produksi dan ekspor," ujar Adi.
Adi mengatakan, memang ada permintaan mobil sedan dan mobil niaga minibus, karena dengan pertumbuhan ekonomi orang lebih memilih kepada sedan. Sedangkan kalau minibus istilahnya kendaraan niaga, masyarakat dengan pendapatannya meningkat akan lebih ke sedan.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.