CIMB Niaga Resmikan 21 Unit Mikro Laju

Kamis, 02 Mei 2013 14:22 wib | Dani Jumadil Akhir - Okezone

Ilustrasi. (Foto: CIMB Niaga) Ilustrasi. (Foto: CIMB Niaga) JAKARTA - Komitmen PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dalam pengembangan pemberdayaan perekonomian masyarakat di sektor usaha mikro dan kecil (UMK) terus dilakukan melalui penambahan unit Mikro Laju-nya di area Kalimantan.

CIMB Niaga meresmikan secara serentak 21 unit Mikro Laju di area Kalimantan (Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur), sehingga menjadikan jumlah Mikro Laju CIMB Niaga mencapai 350 unit. Selain Kalimantan, Mikro Laju CIMB Niaga sebelumnya telah menjangkau area Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Bali-Nusa Tenggara.

Direktur Commercial Banking & Syariah CIMB Niaga Handoyo Soebali mengungkapkan, di beberapa wilayah di Tanah Air, sektor usaha mikro dan kecil (UMK) masih menjadi penopang perekonomian masyarakat. Melalui penambahan unit Mikro Laju CIMB Niaga, khususnya di area Kalimantan, harapannya bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap pelaku UMK, dalam meningkatkan perekonomian di daerahnya masing-masing.

"Mikro Laju CIMB Niaga tidak hanya menyalurkan pembiayaan ke pelaku UMK, namun kami juga melakukan pembinaan serta pengembangan usaha agar mereka bisa meningkatkan kinerja usaha mereka. Hal ini menjadi salah satu wujud kepedulian Mikro Laju CIMB Niaga terhadap pelaku UMK di Tanah Air," kata Handoyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/5/2013).

Handoyo menjelaskan, Layanan Mikro Laju CIMB Niaga di area Kalimantan memberikan beragam layanan dan produk ke masyarakat. Khusus untuk pembiayaan, Mikro Laju menawarkan dua fasilitas pinjaman ke masyarakat, yaitu Kredit Mikro Madya, pinjaman dengan plafon hingga Rp50 juta, serta Kredit Mikro Utama, yaitu pinjaman dengan plafon hingga Rp1 miliar.

Selain dua fasilitas pinjaman tersebut, lanjut Handoyo, CIMB Niaga menyediakan produk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Mikro bagi pengusaha mikro. Dengan plafon mulai dari Rp20 juta hingga Rp500 juta, dan tenor maksimal 10 tahun, nasabah bisa mempergunakan fasilitas ini untuk pembelian rumah baru atau secondary, pembelian ruko atau secondary, dan juga renovasi rumah.

"Di samping penyaluran pembiayaan mikro tersebut, CIMB Niaga juga berupaya menghimpun dan meningkatkan dana masyarakat, melalui beragam produk tabungan, yaitu Tabungan Usaha, TabunganKu, dan Tabungan Pendidikan," jelasnya.

Handoyo masih optimistis dengan pasar UMK ke depannya. Dukungan pemerintah ke sektor UMK melalui aturan Bank Indonesia yang menetapkan portofolio kredit perbankan di sektor mikro, kecil, dan menengah sebesar minimal 20 persen secara bertahap hingga 2018, sejalan dengan strategi CIMB Niaga yang terus mengembangkan bisnis mikro dan kecil, sebagai salah satu segmen bisnis dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.

Per 31 Maret 2013, Mikro Laju CIMB Niaga sebagai bisnis unit paling muda di CIMB Niaga, telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp2,29 triliun, tumbuh 56 pesen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,47 triliun. (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป