LAMPUNG - Bertumbuhnya perekonomian Lampung sebesar 8,97 persen pada triwulan I-2013 diiringi dengan meningkatnya tingkat konsumsi rumah tangga mencapai 0,08 persen.
"Pada triwulan I terjadi panen raya sehingga para petani banyak membelanjakan pendapatannya," ujar Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Budi Cahyono, Selasa (7/5/2013).
Berdasarkan data BPS Lampung, pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga konstan 2000 mengalami peningkatan dari Rp6,333 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp6,338 miliar pada triwulan I-2013. "Atau secara riil tumbuh 0,08 persen," katanya.
Sedangkan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga juga mengalami peningkatan dari Rp19,905 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp20,337 milyar pada triwulan I-2013.
"Bila dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2012, atau tahun ke tahun, konsumsi rumah tangga ini meningkat sebesar 7,11 persen," tuturnya.
Kondisi terbalik justru dialami oleh konsumsi pemerintah yang menurun 45,61 persen dibanding triwulan IV-2012 yang sebesar Rp1,785 miliar menjadi Rp971 milyar pada triwulan I-2013.
Sedangkan konsumsi pemerintah atas dasar harga juga mengalami penurunan dari Rp4,995 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp3,076 miliar pada triwulan I-2013. "Pada triwulan pertama biasanya anggaran pemerintah masih belum banyak diserap," pungkasnya. (wan)
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.