Pascabanjir Parah, Plaza UOB Tak Kehilangan Penyewa

|

Nur Januarita Benu - Okezone

Gedung UOB saat baru diresmikan dan saat musibah banjir (Foto: Dok. Okezone)

Pascabanjir Parah, Plaza UOB Tak Kehilangan Penyewa
JAKARTA - Bencana banjir besar yang melanda Jakarta belum lama ini tidak memberikan efek pada pasar perkantoran, khususnya di area kawasan pusat bisnisĀ  atau central business district (CBD). Padahal banjir yang terjadi belum lama ini, cukup mengganggu aktivitas bisnis di area-area primer seperti Sudirman, Thamrin dan Kuningan.

Salah satu gedung perkantoran yang mengalami dampak banjir terparah adalah Plaza UOB. Namun, berdasarkan riset konsultan properti Coldwell Banker Commercial, tarif sewa di gedung ini tetap stabil dan secara umum permintaan (demand) untuk ruang kantor di CBD tetap tinggi.

Tarif sewa rata-rata ruang kantor di area CBD Jakarta pada kuartal I-2013 meningkat 5,73 persen dibandingkan kuartal IV-2012 menjadi Rp156.248 per meter persegi (m2) per bulan.

"Dari sini terlihat, bencana banjir beberapa waktu lalu hanya membuat sebagian konsumen menunda penyewaan ruang kantor saat banjir terjadi. Namun, hal tersebut tidak membuat mereka membatalkan rencana untuk menjalankan bisnisnya di sejumlah area," sebut Banker Commercial dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (7/5/2013).

Lebih lanjut, dalam riset tersebut, konsultan properti ini menjelaskan, sepanjang kuartal I-2013 suplai kumulatif perkantoran sewa (leasing office) di Jakarta mencapai 6.715.045 per meter persegi (m2). Dari jumlah tersebut sebagian besar atau 62,74 persen berlokasi di kawasan CBD, sementara 37,26 persen berlokasi di area non CBD.

Permintaan (demand) untuk perkantoran sewa di Jakarta pun masih tinggi. Secara umum pada kuartal pertama 2013 ini mencapai 6.629.764 m2. Hal ini membuat tingkat hunian (okupansi) mencapai 98,73 persen.
(NJB)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Calon Dirjen Pajak Harus Miliki Kompetensi yang Baik