40% Saham BTPN Kini Milik Jepang

Kamis, 09 Mei 2013 14:31 wib | Dina Mirayanti Hutauruk - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Reuters) Ilustrasi. (Foto: Reuters) JAKARTA- Sumitomo Mitsui Finacial Group Inc akhirnya setuju membeli 40 persen saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Nilai transaksi dari pembelian saham ini ditaksir mencapai USD1,5 miliar.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (9/5/13), Sumitomo Mitsui Banking Corp yakni bank terbesar kedua di Jepang yang telah membeli 24,3 persen saham BTPN dengan harga Rp6.500 per saham dari investor, termasuk TPG. Dia disebut berencana meningkatkan kepemilikan saham di BTPN  menjadi 40 persen.

"Bank Jepang membeli 24,3 persen saham BTPN dari 8 Mei-10 Mei sebesar Rp9,2 triliun dan kami berencana untuk membeli tambahan 15,7 persen dari TPG setelah mendapat persetujuan regulator. 40 persen saham akan menelan biaya sekitar USD1,5 miliar," kata Juru bicara Sumitomo Mitsui di Tokyo Sohei Nishimaki.

Tiga bank terbesar di Jepang, termasuk Mitsubishi UFJ Financial Group Inc, dan Mizuho Financial Group Inc, mempercepat ekpansinya ke luar negeri karena deflasi di jepang menghambat pinjaman di negara tersebut.

"Negara-negara Asia Tenggara harusnya menjadi tujuan ekspansi bank-bank Jepang,Kami sudah mulai merasakan kemungkinan bahwa bank-bank Jepang bisa menjadi pemberi pinjaman global" ungkap analis BNP Paribas Sa Tokyo, Toyoki Sameshima.

Sumitomo Mitsui tertarik melirik BTP adalah karena BTPN memiliki model bisnis yang unik dan menawarkan berbagai layanan yang berfokus pada pasar massal dan juga karena Indonesia diperkirakan mencatat pertumbuhan yang cepat dan berkelanjutan didorong oleh populasi yang besar dan kelas menengah berkembang.

Saham Sumitomo Mitsui turun 0,8 persen menjadi 4.640 yen di Tokyo, sementara BTPN turun 1,7 persen menjadi Rp5.700 pada penutupan di Jakarta, memberikan nilai pasar Rp3,3 triliun

Investasi di BTPN akan memberikan Sumitomo Mitsui Presiden Koichi Miyata akses yang lebih besar ke Indonesia yakni negara berpenduduk terbesar di Asia Tenggara dan memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat. (mrt)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »