Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Retorika Politik Jelang Pemilu Buat Investor Cemas"

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Jum'at, 10 Mei 2013 |13:27 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Regulasi dan aturan yang dikeluarkan pemerintah nampaknya bisa menjadi boomerang bagi perekonomian Indonesia. Contohnya seperti kebijakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus menerus diundur.

Selain kebijakan itu, kebijakan sektor pertambangan melalui reformasi regulasi, memberikan dampak pada melambatnya permintaan eksternal. Selain itu, ketidakpastian politik sampai dengan pemilihan umum tahun depan juga telah memberikan dampak negatif pada perekonomian.

"Dalam waktu dekat ada beberapa headwinds bagi investor termasuk harga komoditas yang melemah telah menekan sektor pertambangan," kata ekonom regional di Barclays Capital, Prakriti Sofat, seperti dilansir dari CNBC, Jumat (10/5/2013).

"Selain itu retorika politik menjelang pemilu tahun depan akan membuat investor berhati-hati dan menyebabkan beberapa moderasi dalam investasi asing langsung. Terutama karena lebih proteksionis atau pendekatan nasionalistis dari pemerintah telah muncul," tambah Sofat.

Sebelumnya, dia mengatakan Indonesia masih mempunyai pertumbuhan ekonomi yang kuat ditambah dengan populasi masyarakat usia produktif dan konsumen kaya yang terus tumbuh, berarti bahwa Indonesia telah menjadi tujuan untuk investasi asing dalam beberapa tahun terakhir. 

Namun, beberapa minggu belakangan Indonesia kerap diterpa berita mengecewakan, antara lain penurunan rating utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor (S&P). Selang beberapa hari kemudian giliran Moody's yang mengancam akan melakukan pemangkasan outlook utang Indonesia.

Belum selesai sentimen tersebut pudar, negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini mencatatkan pertumbuhan kuartal I-2013 paling lambat dalam dua tahun. Hal ini sekali lagi menimbulkan kekhawatiran apakah ini "Gadis Cantik" ini bisa memenuhi janjinya. "Mungkin sekarang bukan waktu terbaik untuk berinvestasi di Indonesia," katanya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement