JAKARTA - Kementrian Keuangan (Kemenkeu) optimistis pasar dapat menerima rencana penambahan pembiayaan yang akan dilakukan pemerintah, yakni dengan menerbitkan surat utang negara.
"Kalau melihat kondisi pasar sekarang, sebenarnya memungkinkan, dalam arti surat utang negara," ungkap Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bambang Brodjonegoro di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (10/5/2013).
Bambang mengungkapkan, meski pasar Indonesia dinilai oleh pemeringkat Standard and Poor (S&P) menurun dari positif ke stabil. Tapi menurutnya, posisi SUN masih bagus.
Dia mengatakan, jumlah surat utang yang akan diterbitkan tidak akan banyak, sebab pihaknya tidak akan tahu bagaimana dinamika pasar dari hari ke hari. "Tapi kita tidak tahu dinamika pasar dari hari ke hari, meski posisi surat utang kita bagus tapi kalau pasar kering itu juga bahaya," jelasnya.
Bambang mengatakan, penerbitan surat utang tersebut akan dikombinasikan antara asing dan domestik. "Penerbitannya akan dikombinasi, bukan hanya di asing atau domestik saja." ujarnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.