90% UKM Terancam Bangkrut akibat Kenaikan UMR

Jum'at, 10 Mei 2013 17:21 wib | Fakhri Rezy - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone) Ilustrasi. (Foto: Okezone) JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengatakan, kenaikan upah minimum akan berdampak langsung ke pelaku usaha kecil menengah (UKM). Pasalnya, bila kenaikan upah buruh terus terjadi, 90 persen dari jumlah UKM saat ini akan mengalami kebangkrutan.

"Sekarang tuh keputusan apapun itu, perusahaan kecil harus selamat. Atau, nanti 90 persen UKM kita bangkrut," ujar Ketua Apindo Sofyan Wanandi, Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Sofyan mengatakan, perusahaan besar mungkin dapat membayar. Akan tetapi, hal tersebut mengurungkan niat para usahawan baru untuk berkembang atau membuat usaha.

"Sekarang tuh mending tidak usah bikin usaha, investasi juga enggak masuk, bahkan buat home industry tidak bisa membayar gaji," ujar Sofyan.

Apalagi, lanjut Sofyan, karena kenaikan UMP, BPS mencatat ada 65 ribu buruh di Jakarta yang sudah dikeluarkan.

"Menurut data (BPS), ada 65 ribu buruh di Jakarta yang sudah dikeluarkan atau saat ini menjadi pengangguran usai kenaikan upah minimum," ujarnya. (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป