Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turun Rp3 Ribu, Emas Antam Segram Dijual Rp525 Ribu

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 13 Mei 2013 |08:40 WIB
Turun Rp3 Ribu, Emas Antam Segram Dijual Rp525 Ribu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada awal minggu ini kembali turun harga. Senada, harga jual kembali (buy back) juga mengalami penurunan ke Rp450 ribu per gram.

Akhir pekan kemarin, harga emas 1 gram mengalami bergerak stagnan dan dijual seharga Rp529 ribu. Melansir logammulia, Senin (11/5/2013), harga emas Antam hari ini merosot Rp3 ribu dan dijual Rp525 ribu.

Namun, untuk pembelian emas ini, Antam telah membatasi maksimum pembelian. "Setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja," demikian diungkapkan dalam keterangan yang dipublikasikan Antam.

Adapun emas 2 gram, kini dijual dengan harga Rp1,010 juta dengan harga per gram Rp505 ribu, emas 2,5 gram parkir di Rp1,252 juta dengan harga per gram Rp501 ribu.

Emas 3 gram dijual dengan harga Rp1,497 juta dengan harga per gram Rp499 ribu, emas 4 gram dijual Rp1,984 juta dengan harga per gram Rp496 ribu, harga emas 5 gram dijual di Rp2,480 juta dengan harga per gram Rp496 ribu.

Harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp4,910 juta dengan harga per gram Rp491 ribu, emas 25 gram dijual dengan harga Rp12,200 juta dengan harga per gram Rp488 ribu, emas 50 gram dijual dengan harga Rp24,350 juta dengan harga per gram Rp487 ribu.

Emas 10 gram dijual dengan harga Rp48,650 juta dengan harga per gram Rp486.500, dan emas 250 gram dijual dengan harga Rp121,500 juta dengan harga per gram sebesar Rp486 ribu. Sedangkan emas 500 gram dijual dengan harga Rp242,800 juta dengan harga per gram Rp485,600 ribu.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement