Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wah, Harga Emas Antam Turun Lagi ke Rp523 Ribu

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 14 Mei 2013 |09:10 WIB
<i>Wah</i>, Harga Emas Antam Turun Lagi ke Rp523 Ribu
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami penurunan harga. Senada, harga jual kembali (buy back) juga mengalami penurunan ke Rp449 ribu per gram.

Akhir pekan kemarin, harga emas 1 gram merosot Rp4 ribu dan dijual Rp525 ribu. Melansir logammulia, Senin (11/5/2013), harga emas Antam hari ini merosot Rp2 ribu dan dijual Rp523 ribu.

Namun, untuk pembelian emas ini, Antam telah membatasi maksimum pembelian. "Setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja," demikian diungkapkan dalam keterangan yang dipublikasikan Antam.

Adapun emas 2 gram, kini dijual dengan harga Rp1,006 juta dengan harga per gram Rp503 ribu, emas 2,5 gram parkir di Rp1,247 juta dengan harga per gram Rp499 ribu.

Emas 3 gram dijual dengan harga Rp1,491 juta dengan harga per gram Rp497 ribu, emas 4 gram dijual Rp1,976 juta dengan harga per gram Rp494 ribu, harga emas 5 gram dijual di Rp2,470 juta dengan harga per gram Rp494 ribu.

Harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp4,890 juta dengan harga per gram Rp489 ribu, emas 25 gram dijual dengan harga Rp12,150 juta dengan harga per gram Rp486 ribu, emas 50 gram dijual dengan harga Rp24,250 juta dengan harga per gram Rp485 ribu.

Emas 10 gram dijual dengan harga Rp48,450 juta dengan harga per gram Rp484.500, dan emas 250 gram dijual dengan harga Rp121 juta dengan harga per gram sebesar Rp484 ribu. Sedangkan emas 500 gram dijual dengan harga Rp241,800 juta dengan harga per gram Rp483,600 ribu.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement