JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat ini. Nantinya, BBM jenis premium akan mengalami kenaikan Rp2 ribu per liter, sementara solar akan naik Rp1.000 per liter.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, untuk menekan inflasi yang diakibatkan oleh kenaikan BBM bersubsidi, maka inflasi pada pangan harus tetap di jaga.
"Kenaikan harga solar Rp1.000, inflasinya bisa mencapai 1,5 sampai 1,6 persen. Makanya kita jaga inflasi pangan," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, selasa (14/5/2013).
Hatta menambahkan, untuk menjaga inflasi pangan, maka pemerintah telah memutuskan melakukan intervensi pada daging sapi karena harga masih cukup tinggi berkisar Rp90 ribuan per kg. "Makanya kemarin saya putuskan intervensi daging karena ingin menekan harga yang tidak normal sekarang ini," katanya.
Sebelumnya, Hatta mengatakan harga dan persediaan bahan pokok saat cukup stabil, yang harganya masih cukup tinggi hanya cabai merah dan daging sapi saja.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.