Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kini, ESDM Punya Buku Panduan Investor Lokal

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 17 Mei 2013 |10:17 WIB
Kini, ESDM Punya Buku Panduan Investor Lokal
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan Buku Apresiasi Produksi Dalam Negeri (APDN).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Edy Hermantoro mengatakan buku APDN adalah buku yang berisi daftar barang, daftar penyedia jasa, dan daftar kemampuan produsen dalam negeri yang telah memiliki Surat Kemampuan Usaha Penunjang (SKUP) Migas.

"Kompetisi global yang semakin meningkat di masa mendatang, mewajibkan setiap negara untuk mampu meningkatkan keunggulan kompetitifnya agar dapat bersaing dengan negara lain melalui penguatan daya saing industri yang memiliki kemampuan manajemen yang efisien, produk yang berkualitas, harga yang kompetitif dan pelayanan waktu suplai dan purna jual yang prima," ujar Edy, dalam pidatonya dalam acara peluncuran buku APDN, di JCC, Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Selain itu, dukungan pemerintah diharapkan mampu mendorong penggunaan produk dalam negeri yang berdaya saing secara nasional, regional dan internasional pada kegiatan hulu migas.

Edy juga menegaskan apresiasi terhadap penggunaan produksi dalam negeri bukan bermaksud untuk menghambat masuknya perusahaan asing, namun justru diharapkan mampu mendorong investor asing melakukan penanaman modalnya di dalam negeri. "Hal ini untuk mendukung program pemerintah yang pro-growth, pro-job, pro-poor, dan pro-environment," jelasnya.

Oleh karena itu, Dirjen Migas mengharapkan sinergi seluruh stakeholder agar tercipta industri dalam negeri yang berdaya saing dan mampu mendukung kegiatan usaha hulu migas dalam mencapai kemandirian dan ketahanan energi nasional. (wan)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement