JAKARTA - Setelah melakukan kerjasama denang Perum Peruri, PT Pegadaian (Persero) menargetkan penjualan emas tahap pertama dengan menjual 100 kilogram (kg).
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Suwhono mengatakan bahwa, penjualan emas Pegadaian berkualitas sama dengan emas produksi Aneka Tambang (Antam).
"Kualitasnya sama dengan Antam, tahap pertama mungkin 100 kg," kata Suwhono di Kemeterian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Jumat (17/5/2013).
Suwhono melanjutkan bahwa Pegadaian menjual emas dengan 3 ukuran yang berbeda. Yaitu emas dengan ukuran 5 gram, ukuran 10 gram, dan ukuran 25 gram. Dengan kualitas 24 karat 99,9 persen sama dengan emas Antam.
Tidak hanya itu, Suwhono memprediksikan penjualan 100 kg emas Pegadaian akan habis dalam kurun waktu kurang dari 10 hari. Pasalnya, saat ini Pegadaian mampu menjual emas 15 kg dalam satu hari.
"Awal minggu depan, produksi hari ini langsung jual, sehari 15 kg terjual, diperkirakan kurang dari 10 hari," tambahnya.
Namun, Suwhono mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen emas yang dijual di Pegadaian masih didominasi oleh emas Antam. Selain itu, penjualan emas hingga akhir Mei, Pegadaian telah mencatatkan pendapatan penjualan sebesar Rp740 miliar.
"Yang 25 sudah habis tingaal yang 5 dan 10 Kg, total penjualan emas Rp740 miliar, 40 persen cicilan," tutupnya.
Maka dari itu, Suwhono lebih mengedepankan serapan pasar terhadap minat konsumen yang akan membeli emas Pegadaian. Karena, dengan serapan pasar yang baik, maka Pegadaian akan terus meningkatkan produksi emas tersebut. (wan)
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.