Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hatta Ngaku Lelah Jadi Menkeu

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 21 Mei 2013 |15:02 WIB
Hatta <i>Ngaku</i> Lelah Jadi Menkeu
Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Jabatan Menteri Keuangan (Kemenkeu) sempat kosong setelah Agus DW Martowardojo terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Jabatan tersebut, akhirnya diisi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa.

Menurut Hatta, saat menjabat sebagai pelaksana tugas Menteri Keuangan selama 1,5 bulan ada tiga hal yang telah dilakukannya. Pertama, dia berhasil merampungkan Rancangan APBN-Perubahan bersama-sama dengan jajaran Kementerian Keuangan dan sekaligus berhasil merampungkan Rancangan APBN 2014.

"Ini pekerjaan yang tidak ringan terutama RAPBNP 2013, karena saudara-saudara memahami kita melakukan RAPBNP karena terjadi berbagai perubahan-perubahan indikator makro yang tentu memengaruhi keseluruhan dari postur APBN kita," ujar Hatta dalam sambutan Sertijab Menkeu baru di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Dalam menyelesaikan rancangan anggaran negara, Hatta mengaku hal itu adalah pekerjaan berat. Bahkan, Hatta mengaku banyak pegawai Kementerian Keuangan yang tidak tidur sampai menyelesaikan rancangan tersebut.

"Ini bukan pekerjaan ringan, kita melakukan RAPBN-P 2013 karena perubahan yang mempengaruhi postur APBN, banyak yang tidak tidur menyelesaikan itu, baik wamen maupun eselon I," ungkap Hatta.

Sementara pekerjaan kedua, yakni menyelesaikan laporan keuangan yang mempunyai tanggung jawab sebagai bendahara umum negara dan melaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu.

"Target kita mendapatkan wajar tanpa pengecualian (WTP) setelah tahun lalu kita mendapatkan wajar dengan pengecualian (WDP). Tentu ini pekerjaan yang cukup menantang agar akuntabilitas kita lebih baik lagi," lanjut Hatta.

Sementara yang ketiga, lanjut Hatta mengungkapkan kebijakan-kebijakan yang tertunda akibat anggaran yang diblokir juga telah terselesaikan tetapi tetap menjaga akuntabilitas yang tinggi. "Kementerian yang cukup menyita energi yaitu Kemendikbud dan Kementerian Pertahanan," papar Hatta.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement