Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sesi I, IHSG Terkapar di 5.185,82

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 21 Mei 2013 |12:01 WIB
 Sesi I, IHSG Terkapar di 5.185,82
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Negatifnya pergerakan saham-saham di Asia akhirnya berimbas pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG pada penutupan sesi I siang ini turun 29,147 poin atau 0,55 persen ke 5.185,82.

Indeks LQ45 tercatat turun 4,99 poin atau 0,6 persen menjadi 879,14, indeks IDX30 melemah 2,68 poin atau 0,6 persen ke 448,62, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 4,44 poin atau 0,6 persen.

IHSG mencatat transaksi sebesar Rp3,936 triliun dari 2,468 miliar lembar saham diperdagangkan. Tercatat, 69 saham menguat, dengan 163 saham melemah, dan 136 bergerak stagnan. Selain itu, investor asing turut mencatat aksi jual bersih sebesar Rp111,976 miliar.

Hampir semua sektor melemah, dengan sektor konsumsi turun 1,2 persen, sektor pertambangan merosot 1,1 persen, sektor manufaktur melemah 0,9 persen. Sementara sektor perkebunan merangkak 6,16 poin atau 0,3 persen.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) naik Rp100 ke Rp530, saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) menguat Rp15 ke Rp121, saham PT Pudjiadi & Sons Tbk Tbk (PNSE) naik Rp70 naik Rp680.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Majapahit Securities Tbk (AKSI) turun Rp20 menjadi Rp55, saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) turun Rp1.000 menjadi Rp8.300, saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) turun Rp200 menjadi Rp2.250.

Berikut pergerakan saham-saham di Asia, indeks Hang Seng turun 121,65 poin atau 0,52 persen ke 23.371,38, indeks Nikkei melemah 19,03 poin atau 0,12 persen ke 15.341,78, dan indeks Straits Times turun 17,41 poin atau 0,50 persen ke 3.436,82.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement