>

Dengan IT, BPH Migas Pantau Distribusi BBM secara Online

|

Dani Jumadil Akhir - Okezone

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengakui dalam rancangan draft Peraturan BPH Migas tentang Penggunaan Sistem Informasi Teknologi Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsdi akan menerapkan War Room.

Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, dalam penugasan penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi, BPH Migas juga menugaskan untuk menyiapkan sistem Teknologi Informasi (IT) terpadu yang dapat merekam data konsumen dan volume penyaluran secara online untuk dapat diakses dan diterima oleh BPH Migas yaitu War Room.

"Keputusan Kepala BPH Migas tentang penugasan BBM Bersubsidi kepada Badan Usaha (BU), kami juga menugaskan BU untuk menyiapkan sistem teknologi informasi terpadu yang dapat merekam data konsumen dan volume penyaluran secara online untuk dapat di akses dan diterima oleh BPH Migas," ungkap Andy kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Andy menjelaskan, penerapan sistem IT ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Rapat Kerja Komisi VII DPR RI, Kementerian ESDM, BPH Migas dan Direktur PT Pertamina (Persero) pada tanggal Desember lalu.

"Komisi VII DPR meminta Pemerintah untuk menerapkan sistem monitoring dan pengendalian pendistribusian BBM secara online sampai ke SPBU untuk dapat di akses secara real time. Sehingga menjamin akuntabilitas, good governance di seluruh Indonesia," ucapnya.

Sekedar informasi, War Room adalah untuk memonitor Penyediaan dan Pendistribusian BBM yang terhubung dengan Sistem Teknologi Informasi (IT) Badan Usaha termasuk memonitor penggunaan Tagging pada BBM yang didistribusikan. (wan) (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Suku Bunga Acuan Lima Seri Obligasi Ditetapkan 6,33975%