JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sempat menguat sebelum akhirnya ditutup stagnan pada perdagangan kemarin. Hal itu membuktikan, pelaku pasar merespon positif komentar dari Kepala the Fed St Louis James Bullard.
"Pernyataan Bullard bahwa the Fed seharusnya masih meneruskan program pembelian obligasinya hingga perekonomian AS benar-benar pulih seharusnya mampu menjadi kabar positif pada pergerakan rupiah," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (23/5/2013).
Sementara itu, pelaku pasar juga wait and see jelang European Council Meeting pada Rabu 22 Mei waktu Eropa setempat dan FOMC meeting pada waktu AS setempat di mana Bernanke akan memberikan testimonialnya.
Sebelumnya, Pada akhir perdagangan kemarin, BI mencatat harga jual rupiah berada di level Rp9.814 per USD, sementara harga beli di level Rp9.716.
Sementara itu, yahoofinance juga mencatat rupiah berada di level Rp9.765 per USD. Sementara, Bloomberg mencatat rupiah berada di level Rp9.770.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.