Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KAI Terapkan Sistem Pembayaran Baru

Hendra Kusuma , Jurnalis-Kamis, 23 Mei 2013 |11:16 WIB
KAI Terapkan Sistem Pembayaran Baru
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dalam rangka peningkatan pelayanan pada perjalanan KRL di Jabodetabek, PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) akan memberlakukan sistem pentarifan baru pada perjalanan KRL di Jabodetabek.

Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo mengatakan, sistem ini disebut sistem tarif progresif atau berdasarkan jumlah stasiun akan diberlakukan bersamaan dengan penerapan E-Ticketing pada KRL di Jabodetabek yang direncanakan akan dilaksanakan pada Juni 2013.

"Penentuan besaran tarif pada perjalanan KRL dilakukan melalui penghitungan tarif berdasarkan jumlah stasiun yang akan dituju oleh pengguna Jasa KRL Commuter Line dengan mekanisme yang telah ditetapkan, yakni Rp3.000 untuk lima stasiun pertama, dan Rp1.000 untuk setiap tiga stasiun selanjutnya," ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Jalan Juanda, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Dia menambahkan, penerapan tarif Progresif merupakan salah satu dari manfaat utama diberlakukannya program E-Ticketing pada KRL di Jabodetabek. Pada penerapan tarif Progresif hampir sebagian tiket perjalanan tiket perjalanan KRL Commuter Line akan mengalami penurunan.

"Namun untuk tarif tertinggi tetap mengacu pada tarif untuk relasi terjauh yang ditetapkan sejak 1 Oktober 2012 lalu sebesar Rp9.000," jelasnya.

Dia mencontohkan, dari perjalanan Jakarta Kota-Cikini dulu bisa Rp7.500 sekarang menjadi Rp4.000. Secara keseluruhan sebagian besar tarifnya turun kecuali jarak jauh dan dirinya menegaskan pihaknya tidak menaikkan harga secara terselubung.

"Tidak ada KAI naikkan harga secara terselubung, malah dengan tarif progresif untuk jarak pendek jadi murah dan jarak panjang sama aja," tandasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement