Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Infrastruktur Sebabkan Penyerapan Gas Domestik Minim

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 30 Mei 2013 |17:42 WIB
Infrastruktur Sebabkan Penyerapan Gas Domestik Minim
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Produksi gas di lapangan terang sirasun batur oleh Kangean Energi Indonesia dan Lapangan Pagerungan di Perairan Bali mengalami kelebihan sebesar 25 persen dari total produksi yang tidak bisa diserap oleh domestik. Hal ini disinyalir karena jaringan pipanisasi gas yang belum baik.

Ketua Koordinator Gas Industri Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Achmad Widjaya mengatakan, kelebihan gas di lapangan tersebut sangat efektif apabila diberikan kepada sektor industri.

"Namun sampai saat ini tidak adanya akses infrastruktur yang memadai, sehingga pemanfaatan penyerapan gas domestik tidak dapat dilakukan," ujar Widjaya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (30/5/2013).

Menurutnya, pemerintah harus membangun jaringan pipanisasi yang memadai untuk wilayah Jawa Timur, Jawa Barat hingga di Pulau Bali dan sekitarnya.

"Lalu untuk wilayah Sumatera, Banten lalu ke Jakarta dan sekitarnya, sehingga kelebihan produksi gas dapat dimaksimalkan dan menambah pendapatan negara," jelasnya.
 
Dia melanjutkan, dengan harga gas industri saat ini, maka produsen gas mendapatkan margin keuntungan yang bisa dialokasikan untuk pembangunan investasi pipanisasi jaringan gas.

"Saya pikir harga gas udah USD10 per mmbtu, harga tersebut sudah lebih angka dari harga gas domestik. Pemerintah sudah menerima lebih. Gas sudah jual ke industri USD12 per mmbtu. Seharusnya pemerintah bisa bangun infrastruktur," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement