Impor Migas Turun, Impor April Masih Naik 9,59%

Senin, 03 Juni 2013 14:21 wib | Fakhri Rezy - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone) Ilustrasi. (Foto: Okezone) JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada April 2013 mencapai USD16,31 miliar. Angka ini berarti terjadi peningkatan 9,59 persen dibandingkan Maret 2013.

"Kenaikan impor dikarenakan barang-barang non migas meningkat 15,75 persen, dan impor migas menurun sebesar 7,77 persen," kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Suryamin mengatakan, selama Januari-April 2013 nilai impor mencapai USD61,96 miliar, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,15 persen. Sementara impor nonmigas Januari-April 2013 sebesar USD46,85 miliar yang turun 2,48 persen.

"Penurunan impor migas ini disebabkan oleh turunnya nilai impor minyak mentah, dan hasil minyak masing-masing USD29,6 juta dan USD139,2 juta, dan juga impor gas menurun 37,64 persen," tambahnya.

Direktur statistik, Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, tren Impor akan terus naik sampai menjelang puasa dan Lebaran masih besar. Hal tersebut juga karena kebutuhan puasa dan Lebaran membuat biasanya puncak konsumsi.

"Biasanya puncak konsumsi kita masih berlangsung terus, walaupun mungkin sebagian bahan baku penolong sudah naik terus dari kemarin-kemarin. Saya kira itu untuk antisipasi menjual kebutuhan untuk puncak konsumsi kita," tutup Sasmito.
(mrt)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป