JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan investasi pada 2014 sebesar Rp504 triliun. Sementara untuk target investasi pada 2013 yakni sebesar Rp390 triliun.
Kepala BKPM Chatib Basri mengatakan, target investasi 2014 tersebut memang besar. Namun, dia yakni baseline investasi pada 2012 dan kuartal I-2012 sudah mendekati Rp1.000 triliun.
"Sebetulnya dalam baseline tahun lalu sudah ada Rp806 triliun dan juga ada tambahan kuartal I, jadi totalnya itu mendekati Rp1.000 triliun. Nah, jika dia realisasi 2013 tahun lalu berarti masih ada sisa Rp600 triliun sekian kan," jelas pria yang juga Menteri Keuangan ini, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/6/2013).
Menurutnya, jika realisasi 2013 mencapai Rp390 miliar maka peluang untuk mencapai target 2014 masih besar. Dia mengatakan, realisasi investasi tidak bisa diperoleh langsung tapi membutuhkan proses dan realisasi bisa mencapai dua sampai tiga tahun.
Dia melanjutkan, peluang mencapai target investasi pada 2014 sangat besar, karena investasi pada 2011 sangat besar. Sehingga, hasilnya dapat diperoleh pada 2014. Chatib melanjutkan, tanpa melakukan investasi baru pun menurutnya target sebesar Rp400 triliun juga bisa dicapai.
"Jadi gini, kalau orang investasi, dia tidak masuk tahun ini kemudian realisasi tahun ini juga. Karena dia masuk, dia tunggu beli tanah dan macam-macam," jelasnya.
Lebih lanjut, Dia mengatakan sektor yang saat ini dibidik untuk investasi tahun depan adalah konsumer. "Masih kepada konsumer, tambang saya kira enggak akan sehebat 2012 karena kecenderungan operasional mengalami penurunan," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.