JAKARTA - Sentimen negatif yang melanda saham-saham regional turut menghantam pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sempat dibuka menguat pagi tadi, IHSG pada penutupan siang ini harus turun ke teritori negatif.
IHSG pada penutupan sesi I siang ini turun tipis 13,32 poin atau 0,28 persen ke 4.827,13. Indeks LQ45 turun 0,27 persen ke 801,63, indeks IDX30 naik 0,25 persen ke 408,53, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) melaju 0,33 persen ke 647,15.
Indeks saham di Asia hampir semua melemah, dengan indeks Hang Seng turun 249,69 poin atau 1,18 persen ke 20.976,19, indeks Straits Times turun 11,82 poin atau 0,37 persen ke 3.217,73. Sementara Nikkei mampu menguat 161,18 poin atau 1,24 persen ke 13.168,46.
Sebanyak 101 saham menguat, 141 saham melemah, dan 102 saham bergerak stagnan. Siang ini, telah tercatat transaksi sebesar Rp4,865 triliun dari 7,971 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing turut mencatat aksi jual sebesar Rp179,396 miliar.
Sektor-sektor penopang IHSG mulai bergerak dua arah, dengan sektor konsumsi naik 0,46 persen, sektor infrastuktur naik 0,68 persen, dan sektor pertambangan 0,11 persen. Sementara sektor perkebunan melemah 0,57 persen, sektor industri dasar turun 1,70 persen, dan sektor aneka industri turun 1,04 persen.
Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Compa (ULTJ) naik 9,69 persen ke Rp4.525, saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 2,76 persen ke Rp11.150, dan saham PT United Tractor Tbk (UNTR) naik 1,75 persen ke Rp17.400.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun 15,78 persen menjadi Rp8.000, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun 1,68 persen menjadi Rp23.300, dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun 2,50 persen menjadi Rp11.700.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.