Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut Kenaikan BBM, Konsumsi Premium Naik 12,5%

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 20 Juni 2013 |12:33 WIB
Sambut Kenaikan BBM, Konsumsi Premium Naik 12,5%
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah terjadi peningkatan konsumsi harian BBM subsidi. Peningkatan konsumsi harian BBM bersubsidi khususnya pada Selasa, 18 Juni.

"Untuk premium dari 80 ribu KL per hari menjadi 90 ribu KL per hari (12,5 persen) serta Solar dari 43 ribu KL per hari menjadi 48 ribu KL per hari (11,6 persen)," ungkap VP Coorporate Communication Pertamina Ali Mundakir, di Jakarta, Kamis (19/6/2013).

Berdasarkan pantauan realisasi penyaluran BBM Premium dalam dua pekan terakhir, realisasi penyaluran Premium rata-rata mencapai sekira 88 ribu KL dan Solar sekira 48 ribu KL sesuai prediksi.

Namun dengan terjadinya kenaikan konsumsi harian penggunaan BBM subsidi, Ali memastikan ketersediaan stok BBM, khususnya Premium dan Solar sangat cukup bagi masyarakat. "Selain stok yang dalam posisi aman, Pertamina telah menetapkan peningkatan thruput harian di atas 10 persen dari rata-rata harian normal," katanya.

"Selain itu, Pertamina juga mengeluarkan kebijakan agar Terminal BBM dan SPBU beroperasi lebih lama dibandingkan dengan hari biasa bahkan jika perlu sampai 24 jam untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tambah dia.

Menurut Ali, saat ini ketahanan stok BBM yang dikelola oleh Pertamina mencapai sekira 22 hari untuk Premium dan sekira 20 hari untuk Solar. Ali berharap, masyarakat tidak melakukan pembelian BBM bersubsidi secara berlebihan terkait dengan rencana kebijakan penaikan harga.

"Pertamina juga mewaspadai adanya gangguan dan hambatan pada jalur distribusi BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat," jelasnya.

Untuk itu, Pertamina telah membentuk Posko Satgas BBM dan LPG di Kantor Pusat dan seluruh Kantor Region Pertamina mulai 17 Mei hingga 30 Juni 2013 untuk memantau dan memastikan kehandalan pasokan BBM dan LPG.

Serta untuk memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat dalam mendapatkan BBM bersubsidi, Pertamina juga berkoordinasi dengan Kepolisian RI dan TNI untuk pengamanan SPBU dan objek vital lainnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement