Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenaikan BBM Picu Inflasi 8%

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 20 Juni 2013 |12:46 WIB
Kenaikan BBM Picu Inflasi 8%
ilustrasi: (foto: Okezone)
A
A
A

SOLO - Wakil Ketua Komisi VI DPRD RI Aria Bima memprediksi bahwa dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan memicu inflasi mencapai delapan persen.

"Meningkatnya inflasi yang begitu tinggi karena dipicu oleh sentimen pasar pada sejumlah barang, terutama barang kebutuhan pokok masyarakat," jelas Aria Bima, saat bertemu wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2013).

Ia yakin bahwa harga sejumlah barang kebutuhan pokok bakal melonjak tajam beriringan dengan kenaikan biaya operasional terutama menyangkut transportasi.

Bahkan saat ini saja, saat harga BBM belum naik, sudah ada beberapa komoditas barang yang telah naik. Apalagi nanti kalau harga BBM naik.

Aria yang berasal dari Fraksi PPDI Perjuangan mengatakan bahwa bila pemerintah menghitung inflasi mencapai enam sampai tujuh persen. Namun pengamat dan pakar ekonomi memperkirakan lebih tinggi, yakni antara tujuh sampai delapan persen.

"Seiring dengan laju yang bakal melejit, saya prediksi pertumbuhan ekonomi juga akan turun. Semula 6,8 persen menjadi 6,2 persen," jelasnya. (wan)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement