JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk anggaran keselamatan tahun ini. Anggaran ini, dikucurkan untuk membenahi kereta api dan perlintasannya.
"Anggaran keselamatan tahun ini Rp20 miliar meliputi studi, sosialisasi, inspeksi dan audit di lapangan," kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko dalam program Peningkatan Keselamatan Perkeretaapian di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Hermanto menambahkan, saat ini penyerapan anggaran sebesar Rp20 miliar penyerapannya masih di bawah 50 persen. "30-40 persen, namun penyerapan terbesar nanti pada Oktober," kata dia.
Selain itu, Hermanto mengatakan Kemenhub juga menyiapkan dana Rescue Equipment tahan lalu masing-masing Rp8 miliar, terdiri dari dongkrak, alat gunting dengan mendatangkan peralatan penanganan dari negara Jerman.
"Mendatangkan peralatan penanganan kecelakaan dari Jerman di tiga lokasi yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya. Kebetulan dana tersebut cuma dapat tiga daerah itu," katanya.
Sedangkan untuk tahun ini, Kemenhub tidak menyiapkan dana Rescue Equipment. Hal ini dikarenakan dengan dana kecelakaan sebesar Rp20 miliar, bisa lebih dimaksimalkan.
Lanjut dia mengungkapkan, kecelakaan di perlintasan kereta api tahun ini masih cukup tinggi, yang didominasi oleh empat faktor, yakni faktor sarana, faktor prasarana, faktor manusia dan faktor eksternal.
"Tapi kecelakaan di perlintasan yang masih agak tinggi karena kesadaran masyarakat, masyarakat tidak disiplin melintasi perlintasan sebidang," tutup dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.