>

Fit & Proper Test Badan Supervisi BI "Gak Laku"

|

Dina Mirayanti Hutauruk - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Fit & Proper Test Badan Supervisi BI
JAKARTA- Suasana hari pertama uji kelayakan dan kepatuhan atau yang biasa disebut fit and proper test terhadap 10 calon anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) terlihat sepi.

Fit and proper test sesi pertama pada Umar Juoro dan kedua pada Chairil Djakman baru dihadiri oleh satu anggota komisi XI Iskan Lubis dan wakil ketua Harry Azhar Azis. Salah satu calon anggota BSBI, Umar Juoro menyampaikan visi, misi serta strateginya jika terpilih menjadi anggota BSBI.

Dia mengatakan, jika terpilih menjadi anggota BSBI akan meningkatkan mekanisme kerja BSBI, terutama dalam kerja sama dengan DPR, serta semakin efektif dalam melakukan pengawasan review kebijakan moneter.

"Kalau saya terpilih aspek yang akan diperbaiki adalah mekanisme kerja BSBI, banyak sekali yang bisa dilakukan dengan kerja sama dengan komisi XI serta semakin efektif melakukan pengawasan review kebijakan moneter," tuturnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/7/13).

Suasana rapat terlihat sangat sepi dan tanya jawab yang dilakukan juga berlangsung singkat. Sementara saat calon lainnya, Chairil Djakman, menjelaskan komitmennya menjadi anggota BSBI, belum ada tanda-tanda kemunculan anggota komisi XI yang lain. Chairil mengatakan ada empat komitmenya menjadi anggota BSBI.

Pertama, memperkuat peran DPR dan pengawasan terhadap BI, Kedua meningkatkan kesesuaian tugas dan aktivitas BI, mendorong peningkatan tata kelola BI dan menjamin perlindungan masyarakat melalui kestabilan nilai tukar rupiah dan Keempat mendorong peningkatan program CSR yang akan melengkapi kebijakan moneter BI.

Proses tanya jawab dalam sesi kedua tersebut juga berlangsung singkat. Wakil Ketua komisi XI Harry Azhar Aziss mengatakan paparan dari kedua calon sudah direkam dan akan menjadi pertimbangan bagi seluruh anggota komisi yang belum hadir. Setelah sesi kedua selesai, barulah tampak satu anggota komisi XI yang datang terlambat. ()

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Modal Rp500 Ribu, Bisa Investasi di Reksa Dana & Emas