>

Kadin: Kasus Asian Agri Sarat Permainan Oknum Pajak

|

Banda Haruddin Tanjung - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Kadin: Kasus Asian Agri Sarat Permainan Oknum Pajak
PEKANBARU - Permasalahan pajak Asian Agri yang kini kasusnya masih bergulir di pengadilan dinilai juga tidak terlepas dari permainan oknum pajak. Pasalnya, rekapitulasi pajak telah dilakukan oleh akuntan pajak.

Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau, Muhammad Herwan, menjelaskan bahwa sejak rekapitulasi di lakukan perusahaan sendiri bukan oleh pajak lagi yakni melalui akuntan pajak, perusahaan seperti dipersulit pihak kantor pajak.

"Terkait kasus pajak ini, kita lihat sepertinya ada permainnya oknum pegawainya yang sengaja mempersulit pihak perusahaan untuk membuat rekapitulasi pajaknya dan banyak tidak diterima atau dinyatakan tidak benar," kata Muhammad Herwan kepada Okezone.

Menurutnya hal itu sengaja di seting oleh oknum pajak yang nakal. Hal itu diduga dibuat agar pembuatan rekapitulasi pajak perusahaan kembali ditangani kembali oleh Kantor Pajak. "Saya rasa ini tidak dialami oleh Asian Agri, tetapi dialami perusahaan. Ini tentu merugikan perusahaan," imbuhnya.

Menurut Herwan, jika ini terus terjadi maka akan mengganggu iklim investasi. Para investor akan takut menanamkan modalnya di Indonesia jika tidak ada pembenahan.

Dalam SPT  membayar Pajak pada 2002-2005 PT  Asian Agri harus membayar pajak Rp1,25 triliun Pihak Asian Agri keberatan. Hal itu karena jumlah tersebut melebihi total keuntungan dari ke 14 perusahaan di dalam Grup

Asian Agri pada periode 2002-2005 yang hanya sebesar Rp1,24 triliun, belum lagi ditambahkan denda pajak yang dikenakan, sehingga totalnya menjadi Rp4,4 triliun.

"Apalagi terjadi pembekuan aset perusahaan termasuk jika sampai ditutup, akan banyak karyawan yang selama ini bekerja di Asian Agri akan terkena PHK. Tentu akan banyak lagi masyarakat yang menganggur" ucapnya ()

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Harga Pertamax di Aceh Justru Naik Jadi Rp11.700