Bangun Jembatan Selat Sunda, Sewa Alat dari Belanda 100 Ribu Euro

Senin, 02 September 2013 17:27 wib | Hendra Kusuma - Okezone

ilustrasi: (foto: Okezone) ilustrasi: (foto: Okezone) JAKARTA - Wacana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) terus dikumandangkan hingga saat ini. Sebagai salah satu proyek prestisius nasional, jembatan ini akan menjadi landmark terbaru bagi Indonesia sebagai negara dengan kondisi geografis kepulauan. Selain itu dengan adanya JSS diharapkan dapat meningkatkan potensi di kawasan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

Ahli Konstrusi Laut Ben Usagani mengatakan, jika JSS benar-benar direalisasikan pembangunannya, maka alat yang pertama dan diwajibkan yaitu svanen.

"Svanen Itu buatan Belanda. Itu telah dipakai oleh Denmark Confederation Brigde di Kanada. Itu ketinggian 85 meter bisa ngangkat beban 8.500 ton. Itu pengangkatan kolom dan balok dari jembatan," kata Ben kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Namun, Ben mengungkapkan, untuk menyewa alat penunjang pembangun megaproyek tersebut, dibutuhkan dana yang tidak sedikit. "Sehari bisa 100 ribu euro sewa alat yang besar itu dari Belanda. Mungkin China bisa lebih murah karena sudah mengcopy peralatan itu dari Belanda," tambahnya.

Selain itu, melihat panjangnya ruas jalan jembatan ini, sudah dipastikan membutuhkan bahan-bahan konstruksi yang besar-besar. Maka, lanjut Ben, svanen merupakan alat penunjang konstruksi JSS, jikalau JSS nantinya akan direalisasikan oleh pemerintah.

"Harus pakai itu (svanen), karena baloknya panjang ada yang sampai 140 meter," tukasnya. (wan) (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป