>

BPS "Dikte" Negara ASEAN Soal Hitung Statistik

|

Dani Jumadil Akhir - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

BPS
BOGOR - Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia akan mengikuti pertemuan BPS se-Asean bertajuk ASEAN Community Statistical System (ACSS) yang dilakukan setiap setahun sekali di Brunei Darussalam.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, pertemuan ini akan dilakukan pada 10-12 September dimembicarakan statistik lingkup tingkat ASEAN dengan harus disamakan, harus diseminasi (disebarluaskan) data negara ASEAN.

"Kita juga ada publikasi indikator strategis lingkup ASEAN. Ini biar kita bisa membandingkan data statistik kita dengan negara lain, jumlah penduduk, PDB, income per kapita, pokoknya data sosial maupun ekonomi negara ASEAN," ungkap Suryamin, dalam acara Peningkatan Wawasan Statistik Pertanian Untuk Wartawan, di Hotel Mirah, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2013).

Suryamin menjelaskan, dalam pertemuan ini biasanya banyak negara ASEAN lainnya meminta saran dari Indonesia bagaimana cara menghitung data-data di Indonesia, pasalnya dengan penduduk yang cukup besar harus secara kompleks.

"Kita banyak diminta saran juga dari negara lain karena negara kita kan banyak penduduknya, jadi untuk menghitung itu kan cukup komplek, dibanding dengan singapura yang cuma satu kota, Brunei, apalagi Malaysia. Yang bisa di-share misalnya tingkat kesulitan menghitung, ya artinya diskusi lah," jelas Suryamin.

Suryamin menambahkan pertemuan ACSS ini akan memfokuskan data-data dari berbagai negara ASEAN, disamakan dari mulai dari sistem.

"Potensi ASEAN sebagai pasar, ini kan bisa belajar dari sini, mengenai kemampuan produksi, kemampuan sektor pertanian, perkebunan, perikanan. Ini bisa share pertanian kita kan meningkat," kata Suryamin.
(wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bank BUMN Lakukan Merger, Ini Dampaknya