Sebelum Dapat Subsidi Beli Rumah, Ini Kewajiban Pekerja Informal

\Sebelum Dapat Subsidi Beli Rumah, Ini Kewajiban Pekerja Informal\
Ilustrasi

JAKARTA - Pekerja informal menjadi salah satu lapisan masyarakat yang selama ini kerap kali kesulitan mendapat akses bantuan pembiayaan perumahan.

Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana menggulirkan program bantuan pembiayaan berdasarkan tabungan untuk para pekerja informal tersebut.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Maurin Sitorus mengatakan, namun sebelum bisa memanfaatkan bantuan tersebut para pekerja informal ini diharuskan menabung terlebih dahulu selama 6 sampai 12 bulan.

"Sesudah menabung dengan jangka waktu yang ditetapkan oleh pemerintah, para pekerja informal berhak mendapatkan bantuan pembiayaan untuk perumahan," ujar Maurin Sitorus seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Rabu (21/9/2016).

Bantuan tersebut nantinya memiliki komposisi sebesar 20 persen yang berupa uang muka untuk perumahan dan sisanya dibayar oleh pekerja informal dengan suku bunga komersil.

“Untuk skema bantuan pembiayaan berdasarkan tabungan ini, akan dimasukan juga sistem asuransi. Jadi nantinya ada penjamin kredit," kata Maurin.

Rencananya, skema bantuan pembiayaan berdasarkan tabungan ini akan dilaksanakan tahun depan di wilayah tertentu sebagai pilot project dengan sasaran pekerja informal.

“Realisasi bantuan pembiayaan perumahan untuk pekerja informal mendekati nol. Oleh karena itu, kita sebagai pemerintah akan selalu berupaya mencari skema baru untuk membantu pekerja informal memiliki rumah layak huni," tutur Maurin. (fir)

(rhs)