Berkat Tax Amnesty, Pertumbuhan Kredit Diyakini Lampaui Target

\Berkat Tax Amnesty, Pertumbuhan Kredit Diyakini Lampaui Target\
Foto: Dedy/Okezone

BELITUNG TIMUR - Proyek pembangunan infrastruktur saat ini telah mulai memberikan dampak bagi perbankan. Salah satunya adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, saat ini, pertumbuhan kredit pada sektor infrastruktur telah mencapai 19 persen secara year on year. Pembangunan infrastruktur ini menyelamatkan pertumbuhan kredit Bank Mandiri yang sempat melemah karena anjloknya harga komoditas.

"Pertumbuhan kredit 19 persen untuk infrastruktur, itu besar. Tapi untuk pertumbuhan komersial sedikit di-rem. Komersial itu turunnya adalah tambang, supply truk ekskavator. Merekalah yang terkena dampaknya untuk bertahannya lebih susah. Makanya ini kita rem," ujarnya di Kota Manggar, Belitung Timur, Kamis (22/9/2016).

Menurut Rohan, pertumbuhan kredit akibat pembangunan infrastruktur juga ditopang oleh adanya program pengampunan pajak. Program tax amnesty diyakini akan meningkatkan likuiditas perbankan. Dengan begitu, penyaluran kredit juga diprediksi akan meningkat pada tahun ini.

"Kalau untuk tax amnesty, target kita kita kredit 11 persen tahun ini, 19 persen tadi dari sisi korporasi, 7 komersial, jadi rata-rata sudah sekitar 10 persen, masih ada pada jalur target dari 11 persen. Kalau ada tax amnesty itu bonus maka bisa over kredit," tutupnya.

(rai)