BI Turunkan 7 Day Reverse Repo Rate ke 5%

\BI Turunkan 7 Day Reverse Repo Rate ke 5%\
Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 21-22 September 2016 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) sebesar 25 bps dari 5,25 persen menjadi 5 persen, dengan Suku bunga Deposit Facility (DF) turun 25 bps menjadi 4,25 persen dan Lending Facility (LF) diturunkan sebesar 25 bps dari 6,00 persen menjadi sebesar 5,75 persen.

"Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 5 persen," papar Gubernur BI Agus DW Martowardojo di Gedung BI, Kamis (22/9/2016).

Sebagaimana telah diumumkan pada tanggal 15 April 2016, untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter, terhitung mulai Agustus 2016, BI menggunakan BI 7-day RR Rate sebagai suku bunga kebijakan menggantikan BI Rate.

Penurunan ini sudah diprediksi sejumlah pengamat. Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan, 7 Day Repo Rate diprediksi akan dipangkas sebesar 25 basis poin menjadi 5 persen. Terdapat dua penyebab dari dalam maupun luar negeri yang diprediksi dapat menjadi pertimbangan BI untuk menurunkan suku bunga.

"Dari luar negeri masih sentimen the Fed. Memang kita harap the Fed tak menaikkan suku bunganya," kata Lana kepada Okezone.

Selain itu, dari dalam negeri adalah adanya pelemahan pertumbuhan ekonomi sejak libur Lebaran lalu. Untuk itu, BI perlu memberikan stimulus kembali agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Ya walaupun ekspor meningkat saya kira ini belum memberi pengaruh, karena nilai konsumsi juga masih rendah dan harga komoditas juga rendah. Maka dari itu masih perlu stimulus BI," tutupnya.

(rzy)