Penurunan Suku Bunga dan Tax Amnesty Diharap Picu Perekonomian

\Penurunan Suku Bunga dan Tax Amnesty Diharap Picu Perekonomian\
Gubernur BI Agus Martowardojo (Foto: Okezone)

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi bersama pemerintah terkait kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty).

“Bank Indonesia juga terus berkoordinasi bersama Pemerintah menyiapkan langkah kebijakan agar implementasi UU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) dapat berdampak optimal bagi perekonomian nasional,” kata dia di Gedung BI Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Salah satu langkah yang ditempuh BI dalam mendukung pemerintah terkait tax amnesty yaitu keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21-22 September 2016 yang menurunkan 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 5,25 persen menjadi 5 persen, dengan Suku bunga Deposit Facility (DF) turun 25 bps menjadi 4,25 persen dan Lending Facility (LF) diturunkan sebesar 25 bps dari 6,00 persen menjadi sebesar 5,75 persen.

Agus menambahkan, di tengah masih lemahnya perekonomian global, pelonggaran kebijakan moneter tersebut diharapkan dapat lebih memperkuat upaya untuk mendorong permintaan domestik guna terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi.

“Bank Indonesia meyakini bahwa pelonggaran kebijakan moneter tersebut akan memperkuat kebijakan yang ditempuh Pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui percepatan implementasi reformasi struktural,” kata dia.

(rai)