Pemda Perlu Ubah Mindset Pangkas Izin Bangun Rumah

\Pemda Perlu Ubah Mindset Pangkas Izin Bangun Rumah\
Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Perlu adanya perubahan pola pikir atau mindset oleh para pemangku jabatan pemerintah daerah (pemda) seiring dengan dipangkasnya perizinan pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, pasalnya masih banyak pemda yang menganggap bahwa pemangkasan perizinan melalui Paket Kebijakan 13 ini akan menurunkan pendapatan asli daerah (PAD) di masing-masing daerah. (Baca juga: Belum Ada Sosialisasi Soal Pemangkasan Izin Perumahan)

"Kesiapan sumber daya manusia di tingkat daerah harus dipersiapkan secara matang, karena saat ini di indikasi banyak pemda yang masih berpikir dengan cara lama dimana dengan adanya pemangkasan ini berarti PAD masing-masing daerahnya akan menurun," ujar Ali seperti dikutip dari laman resmi IPW, Kamis (22/9/2016).

Ali menjelaskan, pemda perlu memahami bahwa dengan pemangkasan ini maka iklim investasi perumahan dan properti akan berkontribusi terhadap PAD.

"Maka iklim investasi perumahan dan properti akan luar biasa bahkan dapat memberikan PAD yang lebih tinggi. Mindset yang ada harus segera diubah agar masing-masing daerah dapat bersaing untuk memajukan wilayahnya masing-masing," pungkasnya. (Baca juga: Bangun Rumah Murah, Pemerintah Pangkas Izin Jadi 44 Hari)

Untuk sekadar diketahui, pemerintah saat ini masih menyiapkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum dalam mengimplementasikan pemangkasan perizinan di tiap daerah terhadap pembangunan perumahan.

(rzk)