Cawang dan MT Haryono Harusnya Jadi CBD Kedua Jakarta

\Cawang dan MT Haryono Harusnya Jadi CBD Kedua Jakarta\
Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Pembangunan ruang perkantoran di Jakarta terus berkembang tiga sampai 4 tahun belakangan ini, terutama di luar daerah central business district (CBD) Jakarta, seperti koridor TB Simatupang.

Menurut pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, masifnya pembangunan tersebut dinilai bertolak belakang dengan infrastruktur yang ada di wilayah TB Simatupang. (Baca juga: Harga Perkantoran di Gatot Soebroto Rp65 Juta/M2)

"Gimana Simatupang mau jadi CBD kedua? Kalau suatu wilayah hanya ditopang dengan satu jalan tol dan arterinya enggak dibenahi akan susah," kata Ali dalam diskusi media, di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Ali menerangkan, seharusnya pembangunan properti seperti perkantoran diarahkan ke koridor MT Haryono dan daerah Cawang sebagai CBD kedua. Pasalnya infrastruktur di daerah tersebut lebih memadai.

"Harusnya arah pengembangannya ke MT Haryono, ke Cawang, karena Cawang itu interchange paling lengkap saya juga bingung kenapa itu tidak dimanfaatkan pengembang, malah ke Simatupang," jelasnya. (Baca juga: Jakarta Masuk Daftar Kota dengan Perkantoran Paling Banyak)

Namun Ali menambahkan, menggeliatnya properti di kawasan MT Haryono dan Cawang hanya tinggal menunggu waktu. Dia pun tidak menampik jika dua tahun belakangan ini mulai berkembang.

"Tapi sekarang sudah mulai berkembang sejak dua tahun lalu. Mestinya ke sana arah pengembangan bagus, arteri oke secara infra mendukung ada LRT, tinggal tunggu waktu saja," ucapnya.

(rzk)