Langkah BI Wujudkan Inflasi di 2,5-4,5%

\Langkah BI Wujudkan Inflasi di 2,5-4,5%\
Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan laju inflasi di 2018 mencapai 3,5 plus minus satu persen. Guna mencapai proyeksi tersebut, BI akan melihat sejumlah faktor pendukungnnya di 2017.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, tim pengendali inflasi, melihat ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti pada 2017, antara lain terkait minimnya penerbangan ke beberapa daerah yang membuat biaya angkutan udara meningkat.

Alhasil, saat hari-hari besar atau hari keagamaan terjadi kenaikan harga yang membuat tekanan pada inflasi.

"Ini tentu kita harapkan dalam koordinasi BI dan pemerintah dan pemda. Karena di 2018 kita mengarah ke 3,5 plus minus satu persen," ujarnya di depan Masjid Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Agus mengatakan, koordinasi tersebut akan dibahas dalam roundtable policy dialog BI dengan pemerintah. Yang isinya membahas ekonomi secara umum, tax amnesty, dan inflasi.

Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pemerintah, khususnya Pemda, mulai mempersiapakan dana operasi pasar nantinya. Pasalnya, BI melihat belum semua daerah menyiapkan satu dana mekanisme operasi pasar yang biasanya digunakan untuk menekan harga kebutuhan pangan saat perayaan hari keagamaan tiba.

"Tentu ada hukumnya mesti disiapkan diberikan dana, diberikan tata kelola atau governenance yang baik. Kemudian dilakukan kegiatan OP pada saat dilakukan, kita harapkan lebih baik di 2017 ini," ujarnya.

(rzy)