Tak Perlu Khawatirkan Perpanjangan Administrasi Tax Amnesty

\Tak Perlu Khawatirkan Perpanjangan Administrasi Tax Amnesty\
Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan sikap pemerintah yang telah memberikan waktu kelonggaran untuk proses administrasi tax amnesty periode pertama.

Implementasi tax amnesty dilakukan dengan tiga periode, untuk periode pertama terhitung sejak Juli hingga September 2016. Penerapan periode pertama tax amnesty dengan skema satu persen untuk repatriasi, dua persen untuk deklarasi dalam negeri, dan empat persen untuk deklarasi luar negeri. Untuk periode berikutnya hanya tinggal dihitung dua kali lipat saja atau dikalikan dua.

Permintaan perpanjangan juga berawal dari keluhan para pengusaha yang menyebutkan waktu pada periode pertama terlalu sempit dengan perisapan yang belum terlalu matang. Di mana, masih banyak kendala pada saat proses administrasinya.

Darmin mengatakan, kelonggaran yang diberikan pemerintah kepada pengusaha hanya pada proses administrasinya saja bukan pada waktu implementasian tax amnesty.

"Kenapa mesti khawatir, kan cuma administrasinya doang yang diperpanjang. Bukan waktunya, hehehehe. Kita gak perpanjang waktunya," kata Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Darmin mengakui, masih banyaknya pengusaha yang belum mengikuti program tax amnesty juga lantaran masih melihat-lihat para pengusaha lainnya terlebih dahulu untuk mengikuti tax amnesty.

"Ada juga yang lihat-lihat dulu, semakin banyak orang yang ikut, semakin yakin dia. Jadi ya itu," tambahnya.

Meski demikian, Darmin mengungkapkan, bahwa pemerintah optimis dengan perpanjangan waktu administrasi mampu melebar basis pajak.

(rzy)