Dipanggil OJK, Bank Singapura Sebut Tak Hambat Tax Amnesty

\Dipanggil OJK, Bank Singapura Sebut Tak Hambat Tax Amnesty\
(Foto: Koran SINDO)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melakukan pertemuan perbankan Singapura. Pertemuan tersebut untuk meminta konfimasi terkait berita negatif yang beredar selama ini.

Di mana sebelumnya beredar kabar bahwa perbankan Singapura melaporkan warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan repatriasi dalam rangka tax amnesty. Mereka dilaporkan atas adanya modus aliran dana yang mencurigakan.

Namun Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menegaskan, bahwa berita tersebut tidak benar. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah dikonfirmasi ke perbankan.

"Bahwa berita tersebut tidak benar. Saya kira mereka kerjasama, setelah kita panggil mereka menjelaskan, bahwa mereka menjelaskan ke nasabahnya dan kemudian melakukan sosialisasi, komunikasi dan gathering. Jadi enggak ada yang dilaporkan polisi," tuturnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (23/9/2016).

Muliaman juga mengatakan, bahwa perbankan Singapura yang dipanggil juga menunjukan itikad baik. Di mana mereka menyatakan mau bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk menyukseskan tax amnesty.

"Artinya tidak ada masalah. Malah saya dapat informasi antusiasme masyarakat Indonesia dan nasabah di Singapura tinggi, tidak terganggu berita kemarin," imbuhnya.

Muliaman juga menyatakan akan terus menjalin kerjasama dengan perbankan dan otoritas Singapura untuk melakukan sosialiasi tax amnesty di Singapura.

"Saya kira kerjasamanya berlangsung baik mudah-mudahan terus berlanjut, kita berharap repatriasi bertambah," pungkasnya.

(dni)