Riset Saham ReLiance Securities: Waspadai Aksi Profit Taking Akhir Pekan

\Riset Saham ReLiance Securities: Waspadai Aksi Profit Taking Akhir Pekan\
Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Pasar modal Indonesia diyakini masih bisa melanjutkan tren positifnya. Namun untuk hari ini penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terbatas.

Analis ReLiance Securities Lanjar Nafi menjelaskan, jika dilihat secara teknikal, Indikator Stochastic mengarah ke pergerakan negatif dengan indikasi dead-cross pada area overbought meskipun Momentum RSI masih cukup bullish pada area middle oscillator. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed mencoba melanjutkan penguatannya secara terbatas dengan perkiraan support 5.320 dan resistance 5.460.

"Pergerakan IHSG kemarin secara teknikal telah berhasil tutup di atas bearish trend sebagai resistance-nya, akan tetapi dengan keadaan gap up dan berbentuk doji. Namun belum dapat dikatakan sebagai signal reversal karena belum terkonfirmasi secara trend dari bentuk candlestick IHSG. Investor diharapkan tetap waspada aksi profit taking di akhir pekan," ujarnya dalam riset, Jumat (23/9/2016).

Menurut Lanjar, IHSG kemarin memang menguat namun dengan volume yang relatif moderat. Bahkan investor asing kembali melakukan akumulasi penjualan pada per kemarin sebesar Rp229,52 miliar, meskipun bursa global dan Asia pada umumnya menguat.

"Aksi jual asing itu memperpanjang aksi jual investor asing yang terjadi pada bulan September ini. Pertumbuhan pinjaman yang kian merosot ke level terendah di level 7,7 persen dari 8,8 persen disinyalir menjadi pemicu aksi jual investor asing di tengah sentimen positif dari eksternal. Pemerintah pun kembali berupaya meningkatkan pertumbuhan kredit dengan menurunkan tingkat suku bunga sebesar 25bps menjadi 5 persen," tandasnya.

(rai)